Bupati Cianjur Studi Banding Ke Kabupaten Kuningan
![]() |
| Bupati Cianjur |
25 Juni 2012, 10:50 WIB
Bupati Cianjur Drs. H. Tjetjep Muchtar Soleh, MM., baru-baru ini, pimpin rombongan studi banding ke Desa Setianegara Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan. Kegiatan tersebut diikuti oleh Kadis Kesehatan Cianjur beserta Kepala Puskesmas, Wakadir RSUD Cianjur, Direktur RS Cimacan, Kepala Bappeda Cianjur, Kepala BKBPP Cianjur, Kepala BPMD Cianjur, Kadis Binamarga Cianjur, Kadis Hutbun Cianjur, Asbid Kesra Setda Kab. Cianjur, para Camat, Perwakilan Forum Pengurus Kader Posyandu Cianjur serta anggota rombongan lainnya.
Kunjungan studi banding tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Drs. H. Yosep Setiawan, Msi, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Bupati Cianjur beserta rombongan di Kabupaten Kuningan atas kepercayaan pemkab Cianjur yang menjadikan Kabupaten Kuningan sebagai salah satu tujuan lokasi studi banding dalam rangka meningkatkan Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM). Sebagaimana diketahui bersama bahwa keberhasilan pembangunan suatu negara atau daerah dapat diukur melalui indeks pembangunan manusia (IPM). IPM Kabupaten Kuningan setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2007 mencapai 70,38 dan pada tahun 2010 mencapai 72,61 serta diperkirakan tahun 2011 mencapai 72,82.sebagaimana diketahui bersama bahwa IPM merupakan indikator komposit yang terdiri dari indikator bidang kesehatan, bidang pendidikan dan bidang ekonomi.
Rasa syukur dan tentunya menjadi kebanggaan bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kuningan, dalam pencapaian IPKM Kabupaten Kuningan menempati peringkat ke-31 dari 440 Kabupaten dan Kota di Indonesia serta menempati urutan pertama dari 25 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat dengan capaian IPKM sebesar 26773,5. Keberhasilan pencapaian IPKM Kabupaten Kuningan ini yang dinilaii berdasarkan nilai komposit dari 24 indikator yang ditetapkan berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, tentunya merupakan upaya pembangunan yang dilaksanakan secara sinergis dan berkesinambungan dari seluruh bidang pembangunan serta tentunya peran serta masyarakat. Pada tahun 2010, di Kabupaten Kuningan darii 376 desa/kelurahan seluruhnya telah menjadi desa siaga, dengan rincian desa siaga dengan; 1). stara pratama sebanyak 58,50 % 2) stara madya sebanyak 35,37 % 3) stara utama sebanyak 6,12 %. berbagai upaya dan terobosan inovatif telah dan sedang dilakukan oleh pemerintah daerah dan masyarakat Kuningan agar seluruh desa menjadi desa siaga dengan strata utama.
Sementara itu Bupati Cianjur dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan yang telah menerima dan mempersiapkan segala sesuatunya sehingga rombongan studi banding dari Pemerintah Kabupaten Cianjur di bidang kesehatan berjalan dengan lancar. Lebih lanjut Bupati Cianjur berharap kepada rombongan yang mengikuti kunjungan kerja dan studi banding ini agar dapat mempelajari dan menghasilkan penemuan baru yang terbaik serta dapat diterapkan di Kabupaten Cianjur sehingga dapat melayani masyarakat dengan optimal khususnya di bidang kesehatan.
Pada kesempatan itu juga diadakan serah terima cinderamata khas daerah masing - masing dari Bupati Cianjur kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, juga sebaliknya. (d13,dans,BH)
Kunjungan studi banding tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Drs. H. Yosep Setiawan, Msi, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Bupati Cianjur beserta rombongan di Kabupaten Kuningan atas kepercayaan pemkab Cianjur yang menjadikan Kabupaten Kuningan sebagai salah satu tujuan lokasi studi banding dalam rangka meningkatkan Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM). Sebagaimana diketahui bersama bahwa keberhasilan pembangunan suatu negara atau daerah dapat diukur melalui indeks pembangunan manusia (IPM). IPM Kabupaten Kuningan setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2007 mencapai 70,38 dan pada tahun 2010 mencapai 72,61 serta diperkirakan tahun 2011 mencapai 72,82.sebagaimana diketahui bersama bahwa IPM merupakan indikator komposit yang terdiri dari indikator bidang kesehatan, bidang pendidikan dan bidang ekonomi.
Rasa syukur dan tentunya menjadi kebanggaan bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kuningan, dalam pencapaian IPKM Kabupaten Kuningan menempati peringkat ke-31 dari 440 Kabupaten dan Kota di Indonesia serta menempati urutan pertama dari 25 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat dengan capaian IPKM sebesar 26773,5. Keberhasilan pencapaian IPKM Kabupaten Kuningan ini yang dinilaii berdasarkan nilai komposit dari 24 indikator yang ditetapkan berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, tentunya merupakan upaya pembangunan yang dilaksanakan secara sinergis dan berkesinambungan dari seluruh bidang pembangunan serta tentunya peran serta masyarakat. Pada tahun 2010, di Kabupaten Kuningan darii 376 desa/kelurahan seluruhnya telah menjadi desa siaga, dengan rincian desa siaga dengan; 1). stara pratama sebanyak 58,50 % 2) stara madya sebanyak 35,37 % 3) stara utama sebanyak 6,12 %. berbagai upaya dan terobosan inovatif telah dan sedang dilakukan oleh pemerintah daerah dan masyarakat Kuningan agar seluruh desa menjadi desa siaga dengan strata utama.
Sementara itu Bupati Cianjur dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan yang telah menerima dan mempersiapkan segala sesuatunya sehingga rombongan studi banding dari Pemerintah Kabupaten Cianjur di bidang kesehatan berjalan dengan lancar. Lebih lanjut Bupati Cianjur berharap kepada rombongan yang mengikuti kunjungan kerja dan studi banding ini agar dapat mempelajari dan menghasilkan penemuan baru yang terbaik serta dapat diterapkan di Kabupaten Cianjur sehingga dapat melayani masyarakat dengan optimal khususnya di bidang kesehatan.
Pada kesempatan itu juga diadakan serah terima cinderamata khas daerah masing - masing dari Bupati Cianjur kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, juga sebaliknya. (d13,dans,BH)
